• 16

    Jan

    Perjudian Strategi di Gaza

    Selasa, 13 Januari 2009 | 14:43 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Telah dua pekan lebih Israel membombardir Gaza. Di kota itulah berpusat kekuasaan Hamas, salah satu faksi politik Palestina. Hamas dan Israel saling menegasikan eksistensi politiknya. Hamas tidak mengakui Israel sebagai negara. Israel tidak mengakui legitimasi kekuasaan Hamas dan mengkategorikannya organisasi massa pelaku teror. Minimal ada dua tujuan serangan Israel. Pertama, melemahkan basis kekuasaan politik dan kekuatan militer Hamasyang akan menguntungkan Israel, karena pemerintah Tel Aviv dapat bernegosiasi lebih leluasa dengan Fatah, faksi politik lain di Palestina. Ideologi politik Fatah lebih moderat ketimbang Hamas. Israel juga berharap lemahnya basis militer Hamas akan menurunkan ancaman terhadap stabilitas Israel.
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post